Bayan, Negeri Adat Di Ujung Pulau
Lombok
merupakan salah satu pulau yang terdapat di provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau
yang kaya akan tradisi dan kekayaan alamnya. Jika berbicara mengenai
tradisinya, rasanya tidak akan pernah cukup untuk dibahas. Beberapa peninggalan
sejarah serta kebudayaan yang ada sejak zaman kerajaan dulu masih berdiri kokoh
dan tetap dilestarikan hingga saat ini serta menjadi keunikan tersendiri. Keunikan
tradisi Lombok bahkan mampu menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun internasional untuk datang
berkunjung dan melihatnya secara langsung.
Gambar 1 : Masjid Adat
Bayan, yang terletak di desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara
Deskripsi foto :
Masjid
Bayan telah ada sejak abad ke-17 dan masih berdiri kokoh sampai dengan hari
ini. Jika dilihat sekilas, orang-orang tidak akan menyangka bahwa bangunan
tersebut adalah masjid. Hal ini dikarenakan arsitektur masjid yang tidak jauh
berbeda dengan model rumah adat suku Bayan sendiri. Meski berfungsi sebagai
tempat beribadah, namun masjid ini hanya digunakan ketika acara adat dan maulid
nabi besar Muhammad S.A.W.
Masjid
ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan masjid adat pada umumnya. Atap
masjid terbuat dari bambu yang disusun sedemikian rupa, mampu melindungi masjid
dari teriknya panas ataupun derasnya hujan. Dinding masjid yang terbuat dari
anyaman bambu masih tertata dengan rapi tanpa ada kerusakan.
Gambar
3 : Halaman rumah adat suku Bayan
Deskripsi foto gambar 2 dan 3 :
Tidak jauh dari areal tersebut, terdapat pula perkampungan suku Bayan yang masih ada hingga saat ini. Meski lombok telah terkena arus globalisasi dan modernisasi, suku Bayan tetap mampu mempertahankan jati dirinya. Hal ini dapat dilihat dari arsitektur rumah suku Bayan yang masih dipertahankan hingga saat ini.
Deskripsi foto gambar 2 dan 3 :
Tidak jauh dari areal tersebut, terdapat pula perkampungan suku Bayan yang masih ada hingga saat ini. Meski lombok telah terkena arus globalisasi dan modernisasi, suku Bayan tetap mampu mempertahankan jati dirinya. Hal ini dapat dilihat dari arsitektur rumah suku Bayan yang masih dipertahankan hingga saat ini.
Gambar
4 : Kegiatan warga suku Bayan
Gambar
5 : Anak-anak suku Bayan yang sedang asik bermain
Gambar 6 : Warga suku Bayan tetap melakukan kegiatannya
seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan kehadiran wisatawan asing di
sekitarnya
Deskripsi foto gambar 4, 5, dan 6 :
Kesederhanaan suku Bayan juga terlihat dalam keseharian mereka mulai dari kegiatan menenun, mencari rumput untuk ternaknya, bermain permainan tradisional, hingga berkumpul dengan tetangga ataupun dengan keluarga mereka.
Deskripsi foto gambar 4, 5, dan 6 :
Kesederhanaan suku Bayan juga terlihat dalam keseharian mereka mulai dari kegiatan menenun, mencari rumput untuk ternaknya, bermain permainan tradisional, hingga berkumpul dengan tetangga ataupun dengan keluarga mereka.
Meski saat ini arus globalisasi dan modernisasi terus terjadi hingga saat ini, nyatanya sebagai bagian dari bangsa yang besar, suku Bayan tetap mampu mempertahankan tradisi serta kesederhanaan mereka. Masyarakat Bayan yang sederhana dan ramah, mampu memegang teguh budayanya hingga saat ini.
Lokasi pengambilan gambar : Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara
Waktu pengambilan : 07 November 2017
Lokasi pengambilan gambar : Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara
Waktu pengambilan : 07 November 2017





Wah keren Lombok utara
BalasHapusWah keren Lombok utara
BalasHapusIya al keren banget
BalasHapusingin berkunjung kesana, terima kasih atas informasinya
BalasHapusyeyyy
BalasHapusTrmaksih postnya.
BalasHapusSangat bermanfaat.
Sangat membantu kak
BalasHapusTerima kasih infonya
BalasHapusTerima kasih infonya
BalasHapusmakasi infonya, sangat bermanfaat
BalasHapusLuar biasa
BalasHapusWaah lombok utara keren, makasih infonya min.
BalasHapusTerbyata lombok menyimpan sejuta kekayaan
BalasHapusUlasan.a bagus, trima kasih, bisa jadi referensi.
BalasHapusLombok manapun semuanya mempunyai tradisi dan adat yg keren-kren
BalasHapus